Cara Membedakan Batik Tulis, Cap, dan Print

Cara Membedakan Batik Tulis, Cap, dan Print | Selain saya pasti banyak yang ingin tahu bagaimana cara membedakan batik tulis, cap, dan print? Mari kita kenali ciri-ciri masing-masing jenis kain batik.

Cara Membedakan Batik Tulis, Cap, dan Print

Bagi kita yang mempunyai kain batik, seharusnya tidak hanya punya untuk kebutuhan fashion dan gaya, namun juga ada baiknya sebagai warna negara Indonesia yang baik kita sedikit banyak juga mengenal, mengetahui, bisa mengidentifikasi, mencari tahu asal-usulnya, seperti juga dalam hal mengenali pasangan kita.

Setidaknya ada tiga jenis batik berdasarkan teknik pembuatannya, yaitu jenis batik tulis, cap, dan print. Nah, lalu bagaimana kita bisa mengenali perbedaan tiga jenis batik tersebut?

Berikut sedikit sejarah mengenai Batik Tulis:
Sebenarnya tidak banyak yang tahu, kapan tepatnya teknik merintang warna diatas selembar kain dengan menggunakan malam yang kemudian kita kenal sebagai batik, yang pertama kali masuk ke Indonesia.

Konon kabarnya, teknik batik tulis pertama kali dibawa oleh anak buah kapal Laksamana Ceng Ho yang bernama Binang Oen. Namun, menurut Robyn Maxwell dalam bukunya "Textiles Of South East Asia: Tradition, Trade And Transformation", batik mungkin baru berkembang di abad ke XVII.

Banyak yang mempunyai teori tersendiri mengenai batik tulis, dan mengapa disebut "batik tulis" karena perintang warnanya dibubuhkan dengan cara seperti menulis dengan menggunakan alat yang dinamakan canting.

Berikut Ciri-ciri Batik Tulis:
1) Umumnya tidak ada satu pun batik tulis yang kembar, motif lebih rumit, dan hanya dibuat satu setiap lembar, sehingga ekslusif.
2) Tidak ada motif yang sempurna karena handmade atau dibuat dengan tangan, namun justru ketidaksempurnaan

tersebut yang membuat batik tulis terkesan manusiawi.
3) Jika kita bolak-balik kain batik tulis, warna dan motifnya sama. Hal itu karena setelah bagian depannya dicanting, maka bagian sebaliknya juga dicanting lagi.
4) Mempunyai ukuran yang tidak biasa contohnya 2 x 1,25 meter persegi.
5) Jika batik tulis kuno, biasanya terlihat dari tulisan tangan nama pembatik di ujung kain.

Sedikit tentang Sejarah BATIK CAP
Batik cap mulai berkembang di Indonesia setelah adanya peningkatan permintaan terhadap kain batik di

pertengahan abad XIX. Produsen batik pada saat itu

mulai mencari cara untuk bisa memproduksi batik dalam

jumlah banyak dengan waktu yang singkat.

Dari situlah kemudian dibuat lempengan besi dengan

motif batik untuk dibubuhkan malam pada permukaan

kain mori. Lempengan besi tersebut kemudian berfungsi

seperti "stempel" yang dicapkan ke atas kain, sehingga batiknya kemudian disebut sebagai batik cap.

Berikut Ciri-ciri Batik Cap:
1) Motif biasanya berulang, dan tidak banyak detail.
2) Jika kain dibolak-balik warnanya tidak sama, bagian belakang biasanya mempunyai warna yang lebih redup atau tipis.
3) Kualitas bahan tidak terlalu baik karena sudah masuk produksi masal.
4) Dijual per lembar dengan ukuran standar kain

potong.
5) Karena menggunakan kain mori, maka tidak melalui proses perebusan berhari-hari seperti batik tulis.
          
Sedikit tentang sejarah Batik Print
Batik Print atau yang biasa disebut sebagai kain tekstil bermotif batik, muncul di Indonesia tahun pada tahun 1970-an seiring dengan penetapan batik sebagai pakaian nasional.

Kain tekstil bermotif batik ini pada mulanya diproduksi oleh industri tekstil lokal, namun karena permintaan yang semakin bertambah banyak akhirnya batik print juga diproduksi oleh pabrik luar negeri--hal tersebutlah yang dikhawatirkan akan mematikan industri kerajinan batik lokal.

Ciri-ciri Batik Print:
1) Motifnya cenderung sangat detil dan rapi, bahkan sangat rapi.
2) Warnanya kebanyakan cerah dan sangat menarik.
3) Kain bagian belakang berwarna putih, dengan sedikit tembusan-tembusan warna dari bagian depannya.
4) Harganya sangat terjangkau.
5) Dan biasanya dijual meteran.

Semakin sering kita bersentuhan dengan kain batik, memakainya dan atau berdiskusi dengan pedagang serta pembuatnya, maka kita pun bisa semakin jeli mengenali dan membedakan jenis kain batik tulis, cap, dan print. Lihat juga Baju Modis Ayah-Anak Seleb Hollywood. Semoga bermanfaat!
 

Copyright © 2012 Seputar Fashion Terbaru | Powered by Blogger